Suara Hati
Bertepuk Sebelah Teman
Ada kala rasa itu tiba, dari candaan menjadi perhatian yang mana perhatian kemudian terbawa perasaan.
Walau kutahu kita hanya sebatas berteman, namun salahku yang mengindahkan harapan untuk menjadi lebih dari sebatas teman.
Tak biarkan perasaanku terlalu dalam. Kuungkapkan rasa dalam perkataan walau kau anggap hanya candaan .
Ketidakpercayaan terlihat dengan tatapan ketika kau kuberi penjelasan. Hangat suasana berubah canggung seketika, hanya angin berhembus menambah beban rasa dan suasana.
"Tapi..kan aku nyaman sama kamu sebagai temenn aja"
Rasa lega setelah ungkapan terisi seketika dengan "teman" yang menyesakkan.
Kurasa ini akhir dari pertemaanan kita. Sebab ku ta sanggup berteman apabila rasa ini masih ada.
Kudoakan kau bertemu dengan seseorang yang kau inginkan bukan diriku yang hanya memberimu perhatian dan senyuman dan ada saat saat kau butuhkan.
"Oh Tuhann, akhirnya kusadari cinta itu rasa saling menyayangi bukan hanya rasa menyayangi."

Komentar
Posting Komentar